gravatar

Sukses Berbisnis dengan "ATM" = Amati Tiru Modifikasi

foto berita artikel

Apakah saat ini Anda sedang mempertimbangkan untuk berwirausaha? Jika ya, tentu langkah pertama adalah menemukan ide usaha. Sayangnya, peluang usaha tidak mudah didapatkan. Banyak orang gagal berwirausaha lantaran salah menentukan ide usaha. Mungkin juga Anda pernah mengalaminya.

Kegagalan, apalagi bila disertai resiko kehilangan modal yang besar, memang menjadi momok bagi pelaku usaha. Gagal, bukan berarti angka mati bagi wira usahawan sejati. Namun, tidak semua orang memiliki sikap mental positif untuk menerima kenyataan gagalnya usaha.

Salah satu penyebab kegagalan adalah menjalankan usaha karena ikut-ikutan atau “me too”. Saat sedang trend pisang pontia, maka orang berlomba-lomba membuat gerai yang sama. Begitu juga saat usaha refill air minum sedang naik daun, bisa dipastikan bermunculan gerai ini di mana-mana. Lalu, apa yang terjadi? Banyak pemain menyebabkan peminat terbagi dan omzetpun menurun. Belum lagi saat trend berganti, usaha “me too' seperti inipun banyak yang jatuh berguguran.

Lantas apa yang sebaiknya kita lakukan? Gunakan saja metode ATM = Amati, Tiru, dan Modifikasi. Maksudnya adalah sah-sah saja bila mengamati dan meniru bisnis lain. Tapi, jangan lupa memberikan modifikasi pada usaha yang dijalankan tersebut. Modifikasi dilakukan dengan jalan menyesuaikan bisnis dengan kondisi yang ada. Alasannya, setiap kondisi bisnis yang berbeda akan memiliki masalah yang berbeda. Metode inipun dijalankan oleh kebanyakan industri di China dan Jepang. Seringkali mereka berhasil memodifikasi sehingga bisa menghasilkan barang baru yang lebih canggih ketimbang barang aslinya.

Metode ATM juga diterapkan oleh Dahlan Iskan dalam membesarkan grup usaha Jawa Pos dan usaha penerbitan koran daerahnya. Apa yang dilakukannya? Salah satunya dalam riset pasar. Umumnya, untuk meneliti potensi pasar suatu daerah, tentunya dibutuhkan riset mendetail dan biaya yang besar. Nah, Dahlan menjadikan langkah ekspansi sebuah bank swasta ternama sebagai patokan dalam menilai potensi pasar suatu daerah. Bila suatu daerah belum ada cabang bank swasta tersebut, Dahlan pasti tidak akan memasukkan daerah itu sebagai sasaran ekspansi usahanya. Cara ini rupanya cukup manjur. Terbukti dalam waktu relatif singkat, Jawa Pos sudah meraja di daerah-daerah seluruh Indonesia.

Simak juga pengalaman Faif Yusuf yang kini tengah melenggang dengan bisnis Kafana Distro-nya. Saat memulai usaha pertama kali, bisa dikatakan ia termasuk ikut-ikutan, tapi kemudian usaha itu gagal. Belajar dari kegagalan itu, Faif pun berupaya membangun bisnis baru dengan menerapkan metode ATM. Ia membuka Kafana Distro yang menjual berbagai pakaian muslim. Sebelumnya, Faif terlebih dahulu mengadakan tes pasar, menguji kelayakan usaha, kemudian juga menganalisis matching atau tidaknya bisnis dengan kondisi yang ada. Langkah ini dimulai dengan memasarkan pakaian muslim dari rumah. Karena respon pasar bagus, jadilah ia mendirikan Kafana Distro di bulan Maret 2007 lalu.

Namun, Faif menyadari bahwa banyak sekali pemain dalam usaha sejenis. Lantas ia pun menawarkan sesuatu yang berbeda pada konsumen. Ini sebagai nilai tambah hasil modifikasi bagi usahanya. Ia menyediakan layanan pelatihan singkat cara memakai jilbab pada pembelinya. Juga siap melayani pesanan dengan desain dari pelanggan.

Karena demikian hemat dan ringkas, metode ATM ini sangat dianjurkan bagi pengusaha pemula atau karyawan yang ingin merintis usaha sampingan. Apalagi jika memutuskan menjadi follower, bukan trendsetter. Karena, selain lebih mudah, juga membutuhkan modal tidak terlalu besar. Bayangkan bila membuka usaha yang sama sekali baru, tentu dibutuhkan riset yang mendalam dan mahal. Juga, pastinya lebih mudah memodifikasi ketimbang menciptakan sesuatu yang baru.
Misalnya saja Anda ingin membuka warung makan kaki lima. Amati dulu warung makan yang laris. Temukan rahasia dan strateginya. Setelah itu, berikan nilai tambah sebagai modifikasinya. Apakah dengan memberi layanan yang cepat, harga lebih murah, tempat lebih bersih dan menu yang sehat serta hygienis.Mungkin juga ada layanan antar bagi pelanggan yang malas keluar rumah?

Nah, saatnya Anda mencoba metode ATM ini. Anda pasti akan mendapatkan banyak ide usaha dengan melakukan brainstorming cara-cara memodifikasi usaha yang Anda pilih. Selamat berusaha.

Pump your spirit!

Dessy Danarti
Penulis buku “Dari Hobi menjadi Hoki” (Penerbit Andi, 2005)


Silahkan kontak saya di facebook lewat icon hati facebook ini
facebook
atau tulis pesan lewat bocah kecil ini :-)
mail

Entri Populer

Jualan Buku

Download Materi Cara Membuat Blog Gratis !!! Free Lern Blog

File Untuk Download / For Download

Arsip Blog